Sekolah Tinggi Agama Islam Dirosat Islamiyah (STAI DI) Al-Hikmah terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang kolaboratif. Hal ini dibuktikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kemitraan strategis dengan PTQ Al-Utsmani Pusat dan Ma’had ‘Aly Bina Dai Cendekia (MABDA) pada Kamis (30/7).
Prosesi penandatanganan yang berjalan dengan khidmat dan tertib tersebut dilangsungkan di ruang meeting Kampus 1 STAI DI Al-Hikmah, Jakarta. Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh pimpinan tertinggi dari masing-masing instansi. Jajaran PTQ Al-Utsmani Pusat dipimpin oleh Ketua Yayasan Al-Utsmani, Ust. Sugiono, S.Pd., M.M., sedangkan Ma’had ‘Aly Bina Dai Cendekia diwakili oleh Ust. Imron, Lc., M.Pd. Kehadiran para delegasi mitra kerja sama ini disambut hangat oleh jajaran Pimpinan STAI DI Al-Hikmah di bawah arahan Ketua STAI DI Al-Hikmah, Dr. Muqoddam Cholil, M.A.
Kolaborasi ini menjadi langkah taktis mengingat rekam jejak mumpuni dari kedua lembaga mitra. PTQ Al-Utsmani sendiri telah memulai kiprah pembelajaran Al-Qur’an sejak tahun 1415 H atau bertepatan dengan tahun 1995 M. Hingga kini, jumlah peserta didiknya terus bertambah setiap tahun. Lembaga ini terbukti sukses mencetak banyak alumni yang ahli di bidang tahsin, tajwid, dan tahfizh Al-Qur’an, yang kini aktif mengajar di berbagai lembaga di seluruh Indonesia.
Sementara itu, mitra strategis lainnya yakni Ma’had ‘Aly Bina Dai Cendekia (MABDA), merupakan lembaga pendidikan tinggi pesantren yang berlokasi di Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Lembaga ini memiliki fokus dan dedikasi khusus dalam mencetak dai, guru, serta kader-kader ulama yang berkompeten.
Kerja sama antarlembaga ini digagas sebagai wujud nyata sinergi dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang dititikberatkan secara khusus pada aspek pendidikan dan pengembangan ilmu keislaman.
Melalui kesepakatan komprehensif ini, sinergi yang terbangun antara STAI DI Al-Hikmah, PTQ Al-Utsmani, dan MABDA diharapkan mampu melahirkan para individu intelektual yang berdampak baik bagi negara, bangsa, dan agama.









