Jakarta – Di tengah peningkatan drastis dukungan global terhadap Palestina, sejumlah mahasiswa dan mahasiswi STAI DI Al-Hikmah Jakarta mendapatkan pengalaman lapangan yang tak ternilai. Mereka secara aktif ambil bagian dalam bertugas sebagai crew media dalam forum penting “Discussion for Wae Coverage Case Study: War of Gaza 2023-2025” di Hotel Santika Premiere Slipi, Jumat (7/11).
Para mahasiswa tersebut berkesempatan belajar langsung dari para jurnalis, relawan, dan praktisi yang berbagi wawasan tentang tantangan peliputan di wilayah konflik.
Pentingnya peran media dan peningkatan kesadaran global menjadi tema utama yang dibawakan oleh General Manager of the Palestine International Forum for Media and Communication, Bilal Khalil.
Ia menegaskan bahwa kesadaran dan dukungan global terhadap situasi kemanusiaan di Palestina terus berkembang, yang ia nilai sebagai babak baru dalam respons komunitas internasional. Dukungan ini didorong oleh tumbuhnya kesadaran akan isu hak asasi manusia dan perjuangan panjang Palestina untuk kedaulatan.
“Akhirnya, ini harus menjadi panduan bagi kita dalam perjalanan menuju tahap baru untuk mengetahui bahwa solidaritas dunia terhadap Palestina telah meluas secara signifikan,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi di lapangan, terutama sejak genosida pecah pada 7 Oktober 2023, menunjukkan adanya pergeseran besar dalam persepsi global. Ini terlihat dari meluasnya aksi solidaritas di berbagai negara.
Bilal lantas menyoroti dampak historis dari pergeseran kesadaran global ini, di mana untuk pertama kalinya, isu konflik dibawa ke ranah hukum internasional.
“Kami tidak mendengar tentang hal itu sebelum perang. Untuk pertama kalinya, pendudukan dibawa ke pengadilan internasional. Kami juga tidak mendengar hal ini sebelum perang. Untuk pertama kalinya, ada penghormatan terhadap perlawanan Palestina,” tuturnya.
Ia menutup dengan mengingatkan bahwa perjuangan Palestina adalah perlawanan berusia lebih dari satu abad melawan kolonialisme dan diskriminasi rasial, yang diperjuangkan melalui keteguhan, ibadah di Al-Aqsa, dan peran krusial media dalam memperkuat kebenaran.










